Mengapakeberagaman diindonesia menjadi kekayaan sekaligus tantangan? Kebhinekaan bangsa Indonesia juga merupakan sebuah tantangan bahkan ancaman, karena dengan adanya kebhinekaan tersebut mudah membuat penduduk Indonesia berbeda pendapat yang lepas kendali, mudah tumbuhnya perasaan kedaerah yang amat sempit yang sewaktu bisa menjadi ledakan yang akan mengancam integrasi nasional atau
Inidilaksanakan, karena situs khusus dari hongkongpools.com, tidak dapat dijangkau oleh beberapa pencinta nomor tepat di Indonesia. Hingga, untuk melihat nomor jp, bettor harus memakai service situs keluaran hk malam hari ini yang ada di halaman internet. Walau berkesan gampang untuk memperoleh semua keluaran hk paling cepat.
Keberagamanmasyarakat memiliki potensi menimbulkan berbagai masalah dalam masyarakat. Salah satu karakteristik keberagaman adalah adanya perbedaan. Perbedaan yang tidak terselesaikan dapat berkembang menjadi konflik pertentangan di dalam masyarakat. Berbagai perbedaan di lingkungan masyarakat dapat menjadi faktor penyebab masalah yaitu konflik.
Fast Money. terjawab ⢠terverifikasi oleh ahli Keragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia merupakan anugerah Tuhan yang maha esa kepada kita, yang memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi perkembangan dan kemajuan bangsa, sekaligus tantangan yang dapat mengakibatkan ketidakharmonisan bahkan kehancuran bangsa dan negara
- Indonesia adalah negara yang besar. Sebab, di dalamnya terdapat berbagai macam perbedaan akibat dari kondisi kewilayahan, suku bangsa, budaya, agama dan adat istiadat. Tentunya, keberagaman itu dirangkai dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika tertulis pada lambang negara Indonesia yaitu Garuda laman Ayo Guru Berbagi Kemendikbud Ristek, arti dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Sedangkan makna Bhinneka Tunggal Ika adalah meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap satu kesatuan. Semboyan ini menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman suku bangsa, budaya, bahasa daerah, agama dan kepercayaan, ras maupun antargolongan. Baca juga Siswa, Ini Arti Bhinneka Tunggal Ika Faktor penyebab keberagaman Indonesia Keberagaman di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu Letak strategis wilayah Indonesia Kondisi negara kepulauan Perbedaan kondisi alam Keadaan transportasi dan komunikasi Penerimaan masyarakat terhadap perubahan Tentunya, keberagaman masyarakat Indonesia memiliki dampak positif sekaligus dampak negatif bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara. Dampak positif, keberagaman memberikan manfaat bagi perkembangan dan kemajuan. Namun dampak negatifnya mengakibatkan ketidakharmonisan bahkan perpecahan bangsa dan negara. Keberagaman suku di Indonesia Merujuk pada sensus penduduk oleh Badan Pusat Statistik BPS pada 2010, Indonesia memiliki sekitar suku bangsa. Suku Jawa yang berasal dari Pulau Jawa bagian tengah hingga timur sebagai kelompok suku terbesar dengan populasi sebanyak 85,2 juta jiwa atau sekitar 40,2 persen dari populasi penduduk Indonesia. Suku bangsa terbesar kedua adalah Suku Sunda yang berasal dari Pulau Jawa bagian barat dengan jumlah mencapai 36,7 juta juwa atau 15,5 persen. Baca juga Siswa, Ini Daftar Suku di Indonesia
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Keberagaman merupakan realitas yang tidak dapat dikesampingkan dalam kehidupan manusia. Keberagaman tidak melulu menyangkut konteks sosial budaya, melainkan juga persoalan agama atau kepercayaan, dan banyak aspek lainnya. Terkait aspek agama, keberagaman tidak sekadar membicarakan mengenai jumlah dan macam-macam agama, seperti agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, maupun Konghucu saja. Keberagaman dalam konteks agama memiliki makna yang luas. Lebih lanjut, sejarah keberagaman dalam konteks agama, dalam hal ini adalah agama Islam sudah ada sejak munculnya aliran-aliran teologi Islam, setelah Rasullulah saw. wafat., seperti munculnya aliran Mu'tazilah, Qadariyah dan Jabariyah, Khawarij, Syiah, Murji'ah, asy'ariyah dan Maturidiyah, serta banyak aliran lainnya dengan pemikiran dan pedoman yang berbeda-beda dalam memahami konsep ketuhanan. Di Indonesia, keberagaman aliran teologi Islam diterima oleh masyarakat, mengingat konsep keberagaman dan/ kemajemukan telah mengakar kuat dan hidup di tengah-tengah masyarakat, walaupun tetap menuai beberapa kontra yang saling menentang. Keberagaman semacam ini tentu bukanlah persoalan yang mudah untuk disikapi, apalagi persoalan yang menyangkut agama. Pasalnya, adanya keberagaman di Indonesia, berpotensi munculnya masalah baru. Hal ini serupa yang dikatakan Abdillah, bahwa kemajemukan masyarakat Indonesia memiliki potensi bagi munculnya konflik atas nama suku, ras, dan agama Abdillah, 2019 52. Konflik-konflik yang timbul dengan mengatasnamakan suku, ras, dan agama akan berakibat fatal dan memecah belah persatuan bangsa Indonesia, bahkan sampai terjadi pertumpahan darah. Jika kita mau menilik lebih jauh mengenai sejarah Indonesia, konflik tersebut sebenarnya sudah pernah terjadi, seperti pada masa pembangunan orde baru, yakni konflik yang terjadi antar golongan yang memiliki perbedaan paham terkait kebijakan rezim Abdurrahman Wahid, tepatnya ketika munculnya kelas-kelas menengah baru yang mendukung maraknya kegiatan keagamaan. Tidak hanya itu, konflik terkait agama ini, juga dapat menimbulkan perang, memunculkan terorisme, dan yang timbul seperti yang telah disinggung sebelumnya, baik sementara maupun berkelanjutan tentu akan membawa dampak yang besar terhadap lini-lini kehidupan. Persatuan masyarakat Indonesia akan tergerus, dan tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan terjadinya perang dingin dalam satu negara. Hal-hal semacam ini tentu memprihatinkan. Untuk menghindari hal-hal negatif semacam ini, dibutuhkan sikap terbuka dan menghargai sebuah perbedaan. Selain itu, mengakui adanya keberagaman dan/ kemajemukan dalam hal sosial, budaya, terutama agama merupakan cara terbaik sebagai upaya menjaga keharmonisan antar masyarakat. Kondisi masyarakat yang beragam menuntut manusia agar dapat hidup dan menjalani kehidupan dengan bijaksana Siti Rohmah, dkk., 2020 128. Dengan kata lain, sebagai orang yang hidup di Indonesia, kita harus senantiasa menerima realitas bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk. 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
menurutmu mengapa keberagaman di indonesia menjadi kekayaan sekaligus tantangan